Viral Cewek Alami Catcalling, Begini Cara Tepat Hadapi Pelaku Pelecehan Jalanan

DHOUSE KEJUTAN BOMBASTIS
  1. Respons Tegas
    Korban dapat menjelaskan secara langsung bahwa tindakan tersebut adalah pelecehan. Ucapan seperti “Jangan lakukan itu” atau “Itu pelecehan” dapat memberi sinyal tegas kepada pelaku.

  2. Tunjukkan Ketidaksukaan
    Jika tidak nyaman berbicara langsung, korban bisa menatap pelaku dengan tajam atau ekspresi tidak suka. Respons nonverbal yang kuat sering kali cukup untuk membuat pelaku berhenti.

    Read More
    I#
  3. Dokumentasikan Kejadian
    Ambil foto atau video jika situasi memungkinkan. Bukti visual dapat membantu jika korban ingin melapor ke pihak berwenang atau sekadar berbagi pengalaman agar pelaku jera.

  4. Abaikan Jika Tidak Aman
    Jika kondisi tidak memungkinkan untuk melawan, mengabaikan pelaku bisa menjadi pilihan paling aman. Banyak pelaku catcalling justru mencari perhatian; dengan tidak merespons, mereka kehilangan kontrol atas situasi.

Aksi Lawan Pelecehan Jalanan

Kasus ini menambah panjang daftar korban pelecehan verbal di ruang publik. Aktivis perempuan mendorong masyarakat dan aparat penegak hukum untuk lebih tegas dalam menangani pelecehan jalanan, serta mendorong korban untuk berani melapor jika merasa terancam.

Catcalling bukan pujian. Itu adalah bentuk pelecehan yang melukai rasa aman dan kenyamanan korban, terutama perempuan. Masyarakat diharapkan lebih peka dan berani bersuara untuk menghentikan praktik ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *