“Kalau dijumlahkan totalnya sekitar Rp865 juta. Semua kami salurkan agar bisa langsung dirasakan para atlet,” tambahnya.
Bagi Lumajang, capaian ini bukan sekadar angka nominal, tetapi simbol kebanggaan kolektif. Tahun ini, Lumajang berhasil naik peringkat ke posisi 17 besar, sebuah lonjakan prestasi yang menunjukkan perkembangan signifikan dari sisi pembinaan dan dukungan pemerintah daerah terhadap dunia olahraga.
Namun Pemkab tak berhenti di sana. Menurut Rofiq, pembinaan atlet ke depan akan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Persiapan menuju Porprov berikutnya direncanakan dimulai lebih awal agar para atlet memiliki waktu cukup untuk mengasah kemampuan dan memperkuat mental bertanding.









