Surabaya – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), banyak siswa mengalami tekanan mental akibat tuntutan nilai tinggi dan ketakutan gagal. Dalam situasi ini, peran guru dan orang tua menjadi faktor penting untuk menjaga keseimbangan mental siswa agar tetap fokus, tenang, dan percaya diri selama ujian berlangsung.
Menurut Psikolog Pendidikan Universitas Negeri Surabaya, Dra. Lilis Wulandari, M.Psi, kesiapan mental siswa memiliki pengaruh besar terhadap performa akademik. “Siswa yang cemas dan stres berlebihan cenderung kesulitan berpikir jernih. Karena itu, dukungan emosional dari guru dan orang tua sangat menentukan keberhasilan mereka,” ujarnya.
1. Peran Guru: Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Positif
Guru berperan sebagai pembimbing utama di sekolah. Mereka tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan ketenangan pada siswa.
Guru dapat melakukan hal berikut:









