Jakarta – Dunia internasional digemparkan oleh kisah tragis Vera Kravtsova, model dan penyanyi asal Belarusia berusia 26 tahun, yang ditemukan tewas di Myanmar. Ia diduga menjadi korban perdagangan manusia dan pembunuhan brutal, di mana organ tubuhnya dijual secara ilegal.
Dilansir dari The Standard, Jumat (7/11/2025), Kravtsova awalnya berangkat ke Bangkok, Thailand, untuk menjalani pekerjaan sebagai model. Namun, setibanya di kawasan Asia Tenggara, ia justru diperdagangkan dan dibawa secara paksa ke kompleks penipuan daring di Yangon, Myanmar.
Dipaksa Jadi Pelaku Penipuan Asmara
Menurut laporan The Voice Mag dan sejumlah media internasional lainnya, Kravtsova dipaksa bekerja sebagai bagian dari operasi penipuan asmara dan investasi. Ia diminta berpura-pura menjadi perempuan di aplikasi kencan untuk menipu pria asing agar menanamkan modal pada investasi palsu.
Namun, ketika Kravtsova menolak untuk bekerja sama dan gagal memenuhi target yang ditetapkan oleh sindikat tersebut, nasibnya berubah menjadi tragis.









