Ucapan Duka dari KPK
Kabar wafatnya Antasari juga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar KPK, lembaga yang pernah ia pimpin.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto menyampaikan belasungkawa dan mengenang almarhum sebagai pribadi yang berkomitmen dalam memerangi korupsi.
“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Indonesia kehilangan sosok tangguh dengan komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi,” kata Fitroh.
Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo berharap semua ikhtiar Antasari dalam dunia hukum menjadi amal ibadah.
“Semoga upaya beliau dalam pemberantasan korupsi menjadi amal yang melapangkan jalannya menuju surga Allah SWT,” ungkapnya.
Profil dan Perjalanan Karier Antasari Azhar
Lahir tahun 1953, Antasari menempuh pendidikan hukum di Universitas Sriwijaya sebelum memulai karier di BPHN Departemen Kehakiman. Ia kemudian menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, dan kariernya terus menanjak hingga menjabat sejumlah posisi strategis.
Beberapa jabatan penting yang pernah ia emban:









