Jember – Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang jatuh setiap tanggal 5 November kembali menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian terhadap kekayaan hayati Indonesia. Tahun ini, para santri di Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon, turut serta dalam kegiatan edukatif berupa pengamatan satwa liar di lingkungan sekitar pesantren.
Direktur Komunikasi dan Kemitraan Yayasan Kehati, Rika Anggraini, menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam gerakan pelestarian lingkungan.
“Edukasi dan sosialisasi mengenai keanekaragaman hayati Indonesia sangat penting untuk membentuk karakter santri yang peduli dan berwawasan lingkungan,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).
Hasil Pengamatan Satwa Liar di Area Pesantren
Dalam kegiatan observasi tersebut, para santri berhasil mencatat sejumlah satwa liar yang masih hidup di sekitar kawasan pesantren. Di antaranya:









