Ruang Sosial Baru di Pedesaan
Lebih jauh, Laili menilai munculnya Sound Horeg menunjukkan minimnya ruang hiburan di desa.
“Bagi anak muda desa, Sound Horeg adalah cara untuk menunjukkan eksistensi. Ini potret ketimpangan ruang sosial antara kota dan desa,” katanya.
Karena itu, pemerintah perlu hadir melalui pembinaan dan penyediaan ruang alternatif. Energi sosial dan gotong royong dalam acara Sound Horeg, menurutnya, harus diarahkan agar memberi nilai positif bagi masyarakat.
“Jika dibina baik, Sound Horeg bisa menjadi identitas budaya baru sekaligus penggerak ekonomi rakyat,” tegasnya.
Penutup
Laili mengajak masyarakat dan pemerintah melihat fenomena Sound Horeg sebagai peluang, bukan sekadar masalah.
“Kita boleh bersuara keras, tapi jangan memekakkan telinga orang lain. Boleh bergembira, tapi jangan mengganggu ketenangan warga. Dengan disiplin dan rasa hormat, Sound Horeg bisa menjadi simbol kemajuan budaya pedesaan,” pungkasnya.









