Dampak Sosial dan Ekonomi dari Tren Musik Jalanan di Indonesia: Hiburan, Kontroversi, dan Peluang Baru

DHOUSE KEJUTAN BOMBASTIS

2. Peningkatan Omzet Pedagang Kecil

Keramaian yang dipicu musik jalanan memberikan efek domino bagi pelaku UMKM di sekitarnya:

Di beberapa alun-alun Jawa Timur, pedagang kaki lima melaporkan peningkatan omzet 20–40% saat banyak musisi tampil.

3. Industri Peralatan Musik Meningkat

Fenomena ini ikut mendorong penjualan alat musik dan audio:

  • Gitar

  • Cajon

  • Mic portabel

  • Speaker kecil

  • Mini mixer

Toko musik di Surabaya, Malang, dan Jember mengonfirmasi bahwa permintaan speaker portabel meningkat signifikan sejak 2023.

4. Peluang Event dan Ekonomi Kreatif

Musisi jalanan yang viral sering diundang:

  • Acara komunitas

  • Grand opening toko

  • Festival UMKM

  • Event pemerintah daerah

Tren ini memperluas ekosistem ekonomi kreatif lokal.

Tantangan dan Dampak Negatif: Kebisingan hingga Kemacetan

Meski membawa banyak manfaat, tren musik jalanan juga menimbulkan sejumlah persoalan.

1. Kebisingan Berlebihan

Kelompok yang menggunakan speaker besar (sound horeg) menjadi sorotan karena volume suara yang sering melampaui batas kenyamanan publik.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *