Jember – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, masyarakat di Kabupaten Jember, Jawa Timur, memiliki tradisi unik yang masih terus dilestarikan hingga kini, yakni Tradisi Buto-butoan. Tradisi ini bukan sekadar pertunjukan seni rakyat, melainkan sarat makna spiritual sebagai simbol pengendalian hawa nafsu sebelum memasuki bulan puasa.
Tradisi Buto-butoan tidak dapat dilepaskan dari sejarah penyebaran Islam di tanah Jawa. Konon, tradisi ini berakar dari metode dakwah Wali Songo yang menyampaikan ajaran Islam melalui pendekatan budaya lokal. Dengan memadukan nilai-nilai Islam, kesenian, dan tradisi masyarakat setempat, pesan dakwah menjadi lebih mudah diterima tanpa menghilangkan identitas budaya.








