10 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Agak Laen 2 Puncaki Daftar

Poster film Agak Laen 2 - Menyala Pantiku
DHOUSE KEJUTAN BOMBASTIS

Jakarta — Industri perfilman Indonesia mencatatkan capaian positif pada awal 2026. Sejumlah film lokal berhasil meraih jutaan penonton dan menegaskan daya saing film Indonesia di bioskop. Salah satu pencapaian terbesar datang dari Agak Laen: Menyala Pantiku! yang kini tercatat sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Berdasarkan data per 1 Januari 2026, berikut daftar 10 film Indonesia terlaris sepanjang masa berdasarkan jumlah penonton bioskop.

Read More
I#

Film Agak Laen: Menyala Pantiku! (2025) menempati posisi teratas dengan perolehan lebih dari 10,25 juta penonton. Film lanjutan dari waralaba Agak Laen ini meraih angka tersebut pada hari ke-36 penayangan. Dalam ceritanya, keempat personel Agak Laen dikisahkan sebagai polisi yang terancam dipecat dan mendapat tugas rahasia menyusup ke sebuah panti jompo untuk membongkar kasus kriminal besar.

Di posisi kedua ada film animasi Jumbo (2025) dengan total 10,23 juta penonton. Karya sutradara Ryan Adriandhy ini menjadi film animasi Indonesia pertama yang menembus angka 10 juta penonton. Jumbo memadukan unsur drama keluarga, komedi, dan fantasi, serta melibatkan sejumlah pengisi suara ternama.

Posisi ketiga ditempati KKN di Desa Penari (2022) dengan 10,06 juta penonton. Film horor garapan Awi Suryadi ini mencetak sejarah sebagai film horor Indonesia pertama yang menembus 10 juta penonton, berkat cerita yang diadaptasi dari kisah viral di media sosial.

Film komedi Agak Laen (2024) berada di urutan keempat dengan raihan 9,12 juta penonton. Film ini dikenal lewat humor keseharian yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan mendapat sambutan besar sejak hari pertama penayangan.

Selanjutnya, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos! Part 1 (2016) menempati posisi kelima dengan 6,85 juta penonton. Film ini menjadi penanda suksesnya kebangkitan kembali lawakan Warkop DKI dalam format modern.

Di posisi keenam ada Pengabdi Setan 2: Communion (2022) dengan 6,39 juta penonton. Sekuel horor karya Joko Anwar ini menawarkan skala cerita yang lebih luas dan berhasil menarik penonton dalam jumlah besar.

Urutan ketujuh ditempati Dilan 1990 (2018) yang meraih 6,31 juta penonton. Kisah cinta remaja berlatar Bandung era 1990-an ini menjadi fenomena di kalangan penonton muda dan melahirkan waralaba film populer.

Posisi kedelapan diisi Miracle in Cell No. 7 (2022) dengan 5,85 juta penonton. Film drama keluarga ini dikenal luas karena cerita emosional tentang hubungan ayah dan anak yang menyentuh banyak penonton.

Di urutan kesembilan, Vina: Sebelum 7 Hari (2024) mencatatkan 5,81 juta penonton. Film ini mengangkat kisah tragis yang sempat viral, dipadukan dengan unsur horor dan drama.

Menutup daftar 10 besar, Dilan 1991 (2019) berada di posisi kesepuluh dengan 5,25 juta penonton. Film ini melanjutkan kisah Dilan dan Milea dengan konflik hubungan yang lebih kompleks.

Deretan capaian tersebut menunjukkan bahwa film Indonesia terus berkembang dan mendapat tempat kuat di pasar domestik, baik dari genre komedi, horor, drama, hingga animasi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *