Tradisi ngosaran mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan, gotong royong, dan silaturahmi antarwarga Madura menjelang Ramadan.
3. Unggahan atau Megengan
Unggahan atau megengan biasanya dilakukan sekitar satu minggu sebelum Ramadan. Di wilayah Blitar dan sekitarnya, tradisi ini ditandai dengan membawa berkatan atau nasi kotak untuk dikumpulkan dan didoakan bersama.
Kue apem menjadi bagian wajib dalam tradisi ini. Kata “apem” berasal dari bahasa Arab afwan yang berarti maaf, sebagai simbol permohonan ampunan sebelum memasuki bulan suci.
4. Mandi Bersama di Sendang Sono Gresik
Masyarakat Gresik memiliki tradisi mandi bersama di Sendang Sono sebagai simbol penyucian diri menjelang Ramadan. Tradisi ini dipercaya mampu membersihkan diri dari dosa-dosa yang telah dilakukan.
Sendang Sono juga dikenal sebagai lokasi pelaksanaan tradisi Rebo Wekasan, sehingga dianggap memiliki nilai sakral dan spiritual tinggi.
5. Ta’butaan, Tradisi Unik di Jember
Tradisi Ta’butaan berasal dari Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember. Tradisi ini memadukan kesenian jaranan dengan ondel-ondel, di mana warga berdandan menyerupai sosok buto atau raksasa.
Ta’butaan menjadi simbol kegembiraan sekaligus pengendalian hawa nafsu menjelang Ramadan, serta menjadi sarana pelestarian budaya lokal Jember.
6. Nyadran Sonoageng di Nganjuk
Nyadran Sonoageng di Nganjuk dikenal dengan arak-arakan tumpeng atau jolen berisi hasil bumi sejauh sekitar 3 kilometer menuju Candi Lor. Prosesi ini diiringi berbagai kesenian tradisional.









